Polsek Sunggal Paparkan Hasil Pencurian 4 Unit Mobil






DeteksiNusantara. id /

Team Pegasus Unit Reskrim Polsek Sunggal berhasil mengungkap dan sekaligus meringkus pelaku pencurian mobil yakni Arif Budiman Ginting Alias Ari Tato (38) warga Jln. Flamboyan Raya Gg. Perpas No 7 Desa Tanjung Selamat Kec. Sunggal, Kab. Deliserdang. Selain tersangka pencurian, petugas juga mengamankan penadah barang hasil curian bernama Darman, warga Sawit Seberang Kabupaten Langkat, Jumat (9/8/2019) sekira Pukul 15.30 Wib.


Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, SH, SIK, MH didampingi Kanit Reskrim Iptu Syarif Ginting, dalam siaran pers nya kepada sejumlah wartawan, Senin (19/8/2019) sore menyampaikan, para tersangka diamankan, berkat adanya laporan korban yang tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP/ 556 /K/VIII /2019/SPKT/Polsek Sunggal, pada 9 Agustus 2019 yakni atas nama pelapor Parlindungan Ginting (45), dan Laporan Polisi Nomor : LP/ 1325 /K/VIII /2019/SPKT/Polsek Sunggal, pada 3 Agustus 2019 atas nama pelapor Ngatur Merata Ginting (55). Tidak hanya diwilkum Polsek Sunggal, tersangka juga melakukan aksinya di wilkum Polsek lain Jajaran Polrestabes Medan.


Tersangka beraksi mencuri mobil di empat TKP, yakni Jln. Besar Tanjung Selamat Gg. Nusantara Desa Tanjung Selamat Kec. Sunggal Deliserdang, Jln. Setia Indah No.30 Desa Sunggal Kanan Kec. Sunggal Deliserdang, Delitua dan Pancur Batu.


"Tersangka Arif Budiman Ginting Alias Ari Tato disinyalir permain lama dan seorang residivis yang sudah berulang kali melakukan aksinya", ujar Yasir.


Yasir memaparkan, untuk menangkap tersangka Ari Tato, personel Team Pegasus Polsek Sunggal melakukan penyamaran sebagai pembeli, dan disepakati akan melakukan  transaksi jual beli mobil curian di Desa Janjung Gunung Kec. Sei Bingai Kab. Langkat.


Saat di TKP, Tim Pegasus melihat tersangka datang dan langsung melakukan penyergapan. Namun saat akan diamankan tersangka berusaha kabur hingga akhirnya terpaksa diberikan tindakan tegas terukur, dengan menembak kedua kaki tersangka, setelah sebelumnya diberi tembakan peringatan namun tidak di indahkan tersangka, dan akhirnya Tersangka berhasil diamankan bersama barang bukti 1 (satu) unit mobil pickup L300 warna Hitam dengan Nopol BB. 8069 YD.


Dari hasil introgasi terhadap tersangka, Tim kembali berhasil mengamankan barang bukti mobil L300 warna Putih dan mobil Kijang, keduanya disimpan tersangka ditempat berbeda yakni  Perladangan sawit milik warga dan ladang tebu milik PTPN II di Desa Sei Mencirim Pondok.


Tersangka juga mengakui melakukan pencurian mobil Suzuki Katana, dan menjualnya kepada Darman dengan harga Rp.6 Juta di daerah Sawit Seberang Kabupaten Langkat, selanjutnya petugas kembali berhasil mengamankan Darman bersama barang bukti mobil curian.


"Dari penangkapan terhadap kedua tersangka, kita sita barang bukti 4 (empat) unit mobil hasil curian diantaranya, mobil merk Suzuki Katana No. Pol. BK.1561 JS, Mitshubisi Cold Diesel BB.8096 YD, Toyota Kijang Super BK. 788 DJ, Mitshubisi Colt Diesel Tanpa Plat, 1 buah pisau, dan 2 kunci letter T. Terhadap tersangka Arif Budiman Alias Ari Tato dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 9 Tahun Penjara, dan tersangka Darman dijerat pasal 480 KUHP dengan ancaman kurungan 4 (empat) Tahun Penjara", tandas Kompol Yasir.(red)


Empat Pencuri Diringkus Polrestabes Medan



MEDAN – lagi-lagi Satreskrim Polrestabes Medan unit pidana umum ( pidum ) berhasil menangkap empat orang pelakunya yang telah beraksi di 27 TKP.

 Marusaha Sihombing ( 22) alias Kocu warga Jalan Tangguk Bongkar 5 Gang Bersama Perumnas Mandala ( residivis tahun 2015-2017 ), Rendy Pranata Simangunsong ( 22) alias Rendy yang juga warga Tangguk Bongkar 7 Perumnas Mandala ( residivis tahun 2012-2015 ), Firman Silaban ( 17) warga Jalan Tirto Sari pinggir rel ( residivis 2019) dan Alex Suharto (34) warga Tangguk Bongkar 1/ Jalan Donggala Perumnas Mandala ( penadah barang curian ) ditangkap reserse Polrestabes Medan dari Jalan Bajak 5 Kelurahan Harjo Sari 2 Kecamatan Medan Amplas karena terlibat pencurian honda CB-R milik Bahaudin Syahputra Hasibuan warga Jalan Badau Lingkungan 8 Belawan dari Depan warnet dikawasan Ring Road. Rabu ( 10/7/2019).(HSB)

Gubernur Sumut Serahkan Remisi kepada Warga Binaan Lapas dan Rutan di HUT ke-74 Kemerdekaan RI







   
DeteksiNusantara. id /

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyerahkan surat keputusan (SK) resmisi secara simbolis kepada perwakilan warga binaan, pada upacara pemberian resmisi di Rutan Kelas 1 A Medan, Jalan Lembaga Pemasyarakatan Nomor 27, Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.


Hadir di antaranya Wakil Gubernur (Wagub) Musa Rajekshah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumut Dewa Putu Gede dan jajarannya, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, dan unsur Forkopimda lainnya, Sekdaprov Sumut Sabrina dan OPD Pemprov Sumut.


Gubernur berharap, para warga binaan selama di Lapas dan Rutan mendapat pembinaan dengan baik. Sehingga nantinya setelah selesai menjalani masa hukuman, dapat bersosialisasi dengan masyarakat.


“Saat ini menjadi kewajiban kita bangsa Indonesia, khususnya jajaran insan pengayoman melanjutkan cita-cita  perjuang kemerdekaan pendahulu kita yaitu mewujudkan Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur,” katanya.


Kepala Kanwil Kemenkumham Sumut Dewa Putu Gede menyampaikan, di wilayah kerjanya ada 42 Satker yang terdiri dari 39 Lapas dan Rutan, 2 balai permasyarakatan yakni Medan dan Sibolga dan 1 rumah penyimpanan barang sitaan (Rupbasan) Medan.


“Ini menjadi kesulitan besar bagi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, karena menumpuknya barang-barang sitaan, karena untuk Sumatera Utara hanya 1 Rupbasan,” ujar Dewa.


Selain itu, masalah over kapasitas juga merupakan masalah di Lapas dan Rutan di Sumut. Tertanggal 16 Agustus 2019 penghuni lapas dan rutan sebanyak 34.439 orang yang berdaya tampung 12.785 orang. “Sehingga over kapasitas penghuni lapas dan rutan se-Sumatera Utara sekitar 269 persen,” sebut Dewa.


Dewa juga merincikan dari 34.439 orang tersebut narapida pria 23.441 orang, narapidana wanita 1.319 orang. Sedangkan tahanan pria 9.174 orang, wanita 385 orang. Dan ini merupakan kesulitan bagi kantor wilayah kementerian hukum dan HAM untuk melaksanakan pengawasan dan pembinaan karena keterbatasan SDM dan sarana prasarana yang dimiliki. “Oleh karena itu perlu bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” pinta Dewa.


Kakanwil juga menyampaikan bahwa dari 39 lapas dan rutan se Sumatera dalam rangka HUT ke-74 Kemerdekaan RI warga binaan yang mendapat remisi umum sebagian dengan masa pengurangan pidana sebesar 1 sampai dengan 6 bulan sebanyak 16.135 narapidana. Sedangankan remisi umum seluruhnya sebanyak 368 orang. “Yang langsung bebas hari ini sebanyak 368 orang,” sebut Dewa.(Red/Indra.hsb)

Kapolres Belawan Paparkan Hasil Tangkapan Operasi Sikat Polsek Medan Labuhan



   





DeteksiNusantara. id /

Polsek Medan Labuhan  Gelar Konfrensi Pers yang dipimpin oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP H Ikhwan Lubis, didampingi Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari bersama Kanit Reskrim Iptu H Bonar Pohan, yang diadakan di Polsek Medan Labuhan jalan Titi Pahlawan, Simpang Kantor Medan Labuhan, Rabu (31/07/19).

Dalam paparan penutupan akhir bulan ini Kapolres Pelabuhan Belawan memaparkan ada 2 laporan Polisi dengan Kasus 363 (pencurian dengan pemberatan) 3 orang tersangka yang berhasil diamankan dan satu orang lagi masih Daftar Pencarian Orang (DPO), sebut Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP H Ikhwan Lubis.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP H Ikhwan Lubis, melanjutkan pemaparan pengungkapan 2 kasus Curat dalam operasi sikat Polsek Medan Labuhan tersebut, berhasil mengamankan 3 pelaku, Agung Kurniawan alias Borneo (AK Alias B) (20), Eko Prasetyo alias kodok (EP alias K) (27) sedangkan tersangka DPO atas nama Agus dan Parningotan Manihuruk (alias PM) (27).dari ketiga pelaku yang berhasil diamankan Polisi menghadiahkan timah panas kepada masing masing pelaku.

Dari kejahatan pelaku (AK alias B) dan (EP alias K) Polisi berhasil mengamankan barang bukti yang disita 1 unit sepeda motor honda Beat Street BK 3530 AYO, 1 pucuk senjata Air Sorfgun dan 4 buah kondom hp.

Sedangkan tersangka Parningotan Manihuruk (27) Polisi mengamankan barang bukti yang disita 1 unit sepeda motor Yamaha Vega, 1 unit HP Vivo, 1 Pasang sepatu merk Ando, 1 Helai celana pendek, 3 kaos oblong dan 1 buah tas sandang merk Nike, ungkap AKBP H Ikhwan Lubis.

Kapolres Dalam keteranganya  menyampaikan kepada beberapa  awak media, agar masyarakat  kiranya meningkatkankan kewaspadaan dan dapat berpartisipasi dengan Polisi, membantu dalam memberantas kejahatan.(red)

Dirtkrimsus Polda Sumut Dan Bank Indonesia Musnahkan 21.632 Lembar Uang Palsu








DeteksiNusantara. id /

Subdit II Direktorat Tindak Pidana Khusus Fismondev Polda Sumut bersama Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara musnahkan temuan uang rupiah palsu sebanyak 21.632 lembar. Bertempat di depan lobby Adhi Pradana Mapolda Sumut Rabu (14/8/2019).


Pada kesempatan kali ini Polda Sumatera Utara bersama Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara melaksanakan pemusnahan temuan uang rupiah palsu sebanyak 21.632 lembar yang ditemukan dari setoran masyarakat keperbankan yang kemudian dilakukan klarifikasi ke Bank Indonesia dan hasil klarifikasi Bank Indonesia terhadap uang setoran perbankan ke Bank Indonesia periode 2013-2018. temuan rupiah palsu ini kemudian diserahkan Bank Indonesia ke Direktorat Tindak Pidana Khusus Fismondev Polda Sumatera Utara untuk diamankan sementara sebelum dilakukan pemusnahan.


Pemusnahan ini terlebih dahulu telah melewati penelitian keaslian atas uang rupiah di laboratorium Bank Indonesia Counterfeit Analysis Center (BI-CAC) dan kegiatan pemusnahan rupiah palsu ini juga telah mendapatkan penetapan Pengadilan Negeri Medan Kelas I-A Nomor 01/PEN.PID/P.MUS/2019/PN.MEDAN, Tanggal 1 MARET 2019.


Temuan uang rupiah palsu sebanyak 21.632 lembar, dengan perincian sebagai berikut:
– Uang Rp. 100.000 = 8.974 Lembar
– Uang Rp. 50.000 = 11.850 Lembar
– Uang Rp 20.000 = 636 Lembar
– Uang Rp 10.000 = 88 Lembar
– Uang Rp 5.000 = 83 Lembar
– Uang Rp. 2.000 = 1 Lembar

Dalam memerangi peredaran uang palsu Polda Sumut dan jajaran telah melakukan penanganan kasus uang rupiah palsu sebanyak 27 kasus, periode Tahun 2017 sampai dengan 2019, dengan penyelesaian perkara sebesar 24 kasus dan 3 kasus masih dalam tahap penyidikan.


Perlindungan terhadap Rupiah dimuat dalam Undang-Undang No.7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. pada pasal 35, 36 dan 37 diatur tentang kejahatan terhadap mata uang Rupiah dalam hal pemalsuan uang Rupiah, menyimpan secara fisik uang Rupiah palsu, mengedarkan dan/atau membelanjakan uang Rupiah palsu, membawa atau memasukkan Rupiah palsu kedalam atau keluar Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengimpor atau mengekspor Rupiah palsu, dengan ancaman pidana 10 thn atau seumur hidup( Red/ Indra. Hsb)

Mapolres Pelabuhan Belawan Gelar Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan ke 74 Republik Indonesia








DeteksiNusantara. id /

Polres Pelabuhan Belawan telah melaksanakan upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke 74 Republik Indonesia bertempat di Lapangan Apel Polres Pelabuhan Belawan,Sabtu(17/08/2019) pukul 08.00 wib.


Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan ke 74 Republik Indonesia tersebut dipimpin oleh Waka Polres Pelabuhan Belawan yang membacakan teks Pancasila dan Amanat dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia


Kegiatan Upacara Hari Kemerdekaan ke 74 Republik Indonesia oleh Polres Pelabuhan Belawan dihadiri / diikuti oleh PJU Polres Pelabuhan Belawan, seluruh Perwira Polres Pelabuhan Belawan dan Brigadir Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek jajaran.

Dalam Kegiatan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan ke 74 Republik Indonesia tersebut dilaksanakan pembacaan Proklamasi dan Pembukaan UUD 1945 oleh Perwira yang ditunjuk.


Kegiatan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan ke 74 Republik Indonesia selesai pada pukul 08.40 wib dalam keadaan aman dan baik.(Red)

Kapolres Belawan AKBP. Ikhwan. Lubis. SH. MH Sosialisasi Pencegahan dan Bahaya Narkoba bagi Generasi Melenial










DeteksiNusantara. id /

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP H.Ikhwan Lubis SH. MH di dampingi Kabag Binmas AKP H. Justar Purba SH, Kapolsek Medan Labuhan AKP Edi Safari Sagiman SH, Waka Polsek Medan Labuhan AKP Ponijo SH adakan sosialisasi Pencegahan dan Bahaya Narkoba bagi generasi melenial bertempat di AULA Kantor Kecamatan Medan Marelan jalan Rahmad Buddin Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan Samatera Utara, Rabu (14/8/2019) sekira pukul 9.15 wib.


Dalam Sambutannya Camat Medan Marelan M.Yunus STPP menyampaikan “Kami atas nama Masyarakat mengucapakan terimakasih kepada POLRI dalam hal ini Kapolres Belawan dan jajaran begitu juga Kapolsek Medan Labuhan yang sudah berkenan datang di Kecamatan Medan Marelan dalam rangka sosialisasi dan Bahaya Narkoba, Saya menjabat sebagai Camat di Kecamatan Medan Marelan baru hampir dua bulan dan belum ada yang Saya perbuat dan Insya  Allah atas kedatangan Bapak Kepolisian di Kecamatan ini dapat menjadi penyemangat dan motivasi bagi kami, kami hanya bisa menghimbau kepada masyarakat agar menjauhi Narkoba untuk itu kami mengharap agar pihak Kepolisan lebih sering mengadakan sosialisasi ini kesetiap lingkungan dan juga peran serta masyarakat baik itu tokoh Pemuda, tokoh Agama agar bersama-sama memerangi Narkoba dengan membuat pengawasan di setiap Lingkungan masing – masing,” jelas Camat Medan Marelan.


Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP H. Ikhwan Lubis SH. MH mengatakan “Polres Belawan dan jajaran akan bekerjasama dengan pihak – pihak stakeholder terkait yakni Muspika Kecamatan Medan Marelan, para Bhabinsa, para Bhabinkamtibmas, Ormas, OKP, Karang Taruna, tokoh Masyarakat, Tokoh Agama akan bersinergi menciptakan situasi yang Kondusif sekaligus sinergitas penanganan masalah penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba,” terang Kapolres.


Lanjut Kapolres “Mari kita bersama dalam satu kesatuan diikat dengan tali sinergisitas yang kuat untuk bersama – sama menberantas narkoba dan untuk menciptakan situasi wilayah yang kondusif, untuk itu mari bersama – sama kita perkuat rutinitas Siskamling, kita aktifkan kembali Siskambling yang selama ini kurang berfungsi,’ tandasnya.


Dalam penyuluhannya Kasat Binmas Polres Pelabuhan Belawan AKPH.Justar Purba SH menekankan kerja keras para orang tua untuk dapat mengawasi segala bertuk pergaulan anak. Deteksi sedini mungkin bila terjadi gelaja menyimpang terhadap prilaku anak.


“kami dari Sat Binmas Polres Pelabuhan Belawan bekerjasama dengan Camat, Lurah dan Kepling melakukan “Ops Kasih Sayang” yang kami gelar dilokalisasi gubuk – gubuk kitik-kitik alias kandang ayam, kami menemui tiga pasang anak sekolah yang sedang melakukan mesum didalam Gubuk kitik-kitik tersebut,” beber AKP H.Justar.


Fenomena seperti ini artinya mari kita para orang tua harus sigap dan pro aktif mengantisipasi setiap pergerakan anak bila sudah waktunya pulang sekolah, cari anak bila belum sampai dirumah pasca pelajaran sekolah usai,” jelas H.Justar.


Kapolres Pelabuhan Belawan banyak mendapat berbagai pertanyaan dari masyarakat yang hadir diacara Diskusi tersebut. Selanjutnya satu persatu pertanyaan yang ditujukankannya dijawab Kapolres Pelabuhan Belawan dengan mantap dan tepat, sesekali diambil alih memberikan jawaban dari Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari Sagiman.


Hadir dalam acara tersebut Camat Medan Marelan M. Yunus STPP, Sekcam Medan Marelan Suhariadi, para lurah se-Kecamatan Medan Marelan, para Kepling se-Kecamatan Medan Marelan, Karang Taruna Kecamatam Medan  Marelan, LPM Kecamatan Medan Marelan, KNPI Kecamatan Medan Marelan, Ketua Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Marelan Indra, Ibu-ibu  PKK, tokoh masyarakat, para Bhabinsa Kecamatan Medan Marelan,  Para Bhabinkabtimas kecamatan Medan Marelan, tokoh Agama yakni Ust Samsul Bahri, Ketua MUI Medan Marelan, masyarakat dan Insan Pers. (Red)