Game Judi Online Jenis Slot Janjikan Kemenangan 150.000 Kali Lipat Kian Trend Digemari Warga Medan

DETEKSI NUSANTARA, MEDAN

Praktek perjudian dilakukan secara online atau Game Judi Online jenis Slot (Dindong) kini kian trend digemari warga Medan. Rabu (8/7/20).

Pantas saja, Game online jenis Slot tersebut menjanjikan hadiah berlipat ganda sampai 30.000 kali lipat bahkan sampai 150.000 kemenangan hadiah dari taruhan yang kita pasang.

"Main di slotbola88 enak bang kemenangan besar mau sampai 150.000 kali menang dari taruhan. Kalikan Abang aja kalau Abang pasang taruhan Rp150 perak dikalikan (X) 150.000 kali aj dah berapa ??," jelas seorang pemuda minta namanya di inisialkan A mengaku juga bermain judi online tersebut.

Dijelaskannya diawal mau bermain di situs slotbola88 harus terlebih dulu mendaftar dengan mengisi form akun email, nomor telepon, serta harus menggunakan akun Bank pribadi seperti contoh Bank BCA, Mandiri, BNI dan Bank lain.

Di situs judi online tersebut juga tidak sulit untuk melakukan deposit atau mengisi uang di akun untuk bermain dan bahkan sangat mudah untuk di jangkau karena nilai rupiah sebesar RP5.000 saja uang pemain sudah bisa untuk bermain judi di situs tersebut.

Tidak hanya itu kemudahan yang diberikan bandar judi slotbola88 untuk bermain. Selain dengan cara transfer ke masing-masing ke bank tertentu milik bandar, pemain juga dapat melakukan deposit uang melalui pengisian pulsa ke nomor telepon sang Bandar di XL dan Telkomsel, OVO, GoPay dan selanjutnya kita mengisi form nominal rupiah misal Rp50.000 ditulis 50 serta  mencantumkan Serial Number atau SN di papan form. (Red)

Dirt Krimum Polda Sumut Paparkan 18 Orang Pelaku Kerusuhan Di Madina, Motifnya Pendemo Diduga Minta Jatah Dana BLT 30 %


DeteksiNusantara.id || MEDAN

Polda Sumut ungkap kasus keributan di Kabupaten Madina. Dalam release ini Kapolda Sumut menyampaikan Polda Sumut berhasil mengamankan 18 orang diduga pelaku penyebab keributan di Madina dimana salah satu di antaranya seorang perempuan, Rabu (08/07/20) pukul 11. 00 WIB.

Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin M.Si di dampingi Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Dr. Dadang Hartanto SH, SIK, M.Si, Karo Ops, Dir Krimum dan Kabid Humas Polda Sumut.

Dari 18 tersangka ada yang bertugas sebagai provokator massa untuk mengumpulkan dan membakar amarah massa dan melakukan aksi penutupan jalan, ada juga yang berperan sebagai pelempar batu ke polisi dan membakar mobil Waka Polres Madina.

Dari para tangan tersangka beberapa barangbukti di amankan yaitu berupa 1 buah mobil Wakapolres dan Mobil warga dengan Nopol BB 1878 LR yg keduanya dalam keadaan rusak terbakar kemudian 1 buah sepeda motor metic dalam keadaan rusak terbakar dan bongkahan batu dari TKP yg di gunakan untuk melempari petugas yang melakukan pengamanan.

Kapolda Sumut mengatakan aksi keributan ini tidak hanya di lakukan oleh masyarakat namun juga mahasiswa dari luar desa mompang julu juga ikut ribut. Mereka meminta dana desa sebesar 30 % sehingga meminta kepala desa untuk menyerahkan kepada pendemo dari dana BLT.

“Ada 6 anggota Polri yang terluka dan kendaraan dinas Wakapolres yg terbakar. Sampai saat ini situasi di desa mompang julu sudah kembali aman dan kondusif dan Polda Sumut akan terus bertindak profesional untuk mencari dalang - dalang yg masih dalam pengejaran kita, “ jelas Irjen Martuani.

Motif saat ini mereka meminta jatah 30% dari dana BLT dan belum di temukan adanya aktor lain di balik ini. Tidak ada yang boleh meminta hak atas BLT yang di berikan pemerintah dan di sini Polda Sumut dan Polres Madina sudah selidiki tidak ada kesalahan dari Kades Karena dana BLT yang di berikan sudah sesuai, tutup Irjen Martuani.(Red/bravo)

Tekab Polsek Perbaungan Ciduk Pelaku Penggelapan Sepeda Motor


DeteksiNusantara.id || DS
Modus pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang dilakukan Taufik Lubis alias Tofik (38) sangat licik. Dalam aksinya, pelaku mengaku disuruh korban membawa sepeda motornya, namun justru membawanya kabur.


Tak mau konyol, korban Hariadi Supianto (20) warga Linkungan II, Kelurahan Batang Terap, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, melaporkan kehilangan sepeda motor miliknya, Honda Beat warna hitam Nopol BK 4604 UI ke Polsek Perbaungan, sesuai LP/101/IV/2020/SU/Res Sergai/Sek Perbaungan, tanggal 02 April 2020.


Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robin Simatupang SH.M.Hum didampingi Kapolsek Perbaungan, AKP Jhonson M.Sitompul, SH.MH, kepada wartawan Utamanews.com mengatakan, korban kehilangan sepeda motornya, Senin (30/3/2020) sekira pukul 22.00 WIB, di Pajak Baru, Kel.Batang Terap, Kec. Perbaungan Kab.Sergai.


Pada saat itu, korban  akan mengambil semangka dan menitipkan sepeda motor miliknya, Nopol BK 4604 UI kepada kedua saksi, Yogi Kurniawansyah (22) dan Syawaluddin (45), yang saat itu akan berjualan di Pajak Baru dan menunggu barang dagangan datang dari Medan.


"Modus tersangka berpura pura disuruh korban membawa sepeda motornya dan meminta kunci sepeda motor kepada saksi dan membawanya kabur," terang Kapolres.


Aksi tersangka diketahui, setelah korban datang dengan membawa jualan semangka dan saat akan melangsir dagangannya, kemudian meminta kunci kepada saksi Syawal, namun saksi menerangkan kalau sepeda motornya tadi diambil oleh tersangka, dan menurut pengakuan tersangka atas suruhan korban. Mendengar perkataan saksi korban sangat terkèjut dan mengatakan tidak benar dan tidak pernah meminjamkan atau menyuruh tersangka mengambil sepeda motornya, lalu korban mencoba mencari tersangka ke rumahnya namun tersangka diakui oleh orang tuanya sudah dua minggu belakangan tidak pulang ke rumah.


Atas kejadian tersebut pelapor merasa keberatan atas perbuatan terlapor dan menderita kerugian atas  satu unit Honda Supra X warna hitam dengan Nopol BK 4604 UI.


Mendapat laporan tersebut,Tekab Unit Reskrim Polsek Perbaungan, Selasa dinihari (7/7/2020, sekira pukul 01.30 WIB, dipimpin langsung Kanit Reskrim IPTU M.Tanbunan, SH melakukan penangkapan terhadap tersangka di rumahnya Kp. Manggis, kel. Simp III Pekan, Kec. Perbaungan,Kab. Serdang Bedagai.


Namun, tersangka yang sempat berpindah pindah tempat untuk menghindar dari jeratan hukum akhirnya dapat dilumpuhkan oleh Team Tekab Polsek Perbaungan. Kemudian dilakukan serangkaian interogasi terhadap tersangka dimana barang bukti  satu unit sepeda motor Honda Supra X 125 dimaksud, tersangka mengaku sepeda motor digadai kepada teman pelaku di Kecamatan Lubuk Pakam, Deli Serdang dan sampai ini  saat ini masih dilakukan pengembangan terhadap keterangan tersangka.


"Tersangka terancam Pasal 372 Subs 378 KHUPidana dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun Penjara," tandas Kapolres.(red)

Antisipasi Pencegahan Covid-19, Sat Tahti Polresta Deli Serdang Rutin Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Tahanan


DeteksiNusantara.id || DS

Sebagai langkah Antisipasi Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid-19), Satuan Tahanan, dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polresta Deli Serdang, rutin lakukan Pemeriksaan, dan Pengecekan terhadap Kesehatan Para Tahanan yang berada di Rumah Tahanan Polri (RTP) Polresta Deli Serdang, Selasa (07/07/2020).

Kasat Tahti Polresta Deli Serdang, Iptu E. Simbolon didampingi Kanit Wattah Sat Tahti Polresta Deli Serdang, Junita Banurea langsung Memeriksa, dan Mengecek Kesehatan Para Tahanan dengan mengukur Suhu Tubuh Para Tahanan dengan menggunakan Thermal Scanner.

Selain Para Tahanan yang berada di RTP Mapolresta Deli Serdang, Sat Tahti juga melakukan Pemeriksaan, dan Pengecekan Kesehatan Para Tahanan yang masih berada di Sel Tahanan Sat Narkoba Polresta Deli Serdang, dan Tahanan yang berada di Sel Sat Reskrim Polresta Deli Serdang, dengan menggunakan Thermal Scanner. Para Tahanan yang masih berada di Sel Tahanan Sat Narkoba, dan Sel Sat Reskrim merupakan tangkapan yang masih dalam Proses Penyidikan, sehingga belum dapat dipindahkan ke Ruang RTP Mapolresta Deli Serdang.

Dari seluruh hasil Pemeriksaan, dan Pengecekan Kesehatan, berupa Pemeriksaan dan Pengecekan Suhu Tubuh Para Tahanan masih dalam Batas Normal, dan Seluruh Tahanan dalam keadaan kesehatan yang baik.

Saat dikonfirmasi Awak Media melakuan liputan, Kasat Tahti Polresta Deli Serdang, Iptu E. Simbolon mengatakan, “Pemeriksaan Kesehatan, rutin Kita lakukan untuk mengetahui keadaan Kesehatan Para Tahanan, ini merupakan Langkah Kami dari Sat Tahti Polresta Deli Serdang dalam Upaya Pencegahan Penyebaran dan Penularan Virus Corona (Covid-19) di Lingkungan Sel Tahanan RTP Mapolresta Deli Serdang, jika terdapat Tahanan yang dalam keadaan kurang sehat, Kita langsung berkordinasi dengan Urkes, guna dapat diambil langkah Tindakan Medis, namun sejauh ini semua dalam kesehatan yang baik,” ujarnya.(red)

Polda Sumut Rajia Lokasi Galian C Yang Diduga Gelap


DeteksiNusantara.id || MEDAN

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) dikabarkan menggerebek sebuah aktivitas galian C yang diduga tidak memilik ijin di sebuah lokasi yang berada di Dusun 4, Desa Sembahe Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara (24/7/2020) Pagi .

Dari penggerebekan tersebut Petugas berhasil mengamankan terduga pemilik galian c inisial (J) , 1 unit beko yang diduga digunakan untuk mengeruk tanah dan 2 unit dam truk yang juga diduga digunakan sebagai pengangkut dari galian c yang diduga tidak memilik ijin tersebut .

Sementara ditempat terpisah, Direktur  Kriminal Khusus Kombes Pol Rony Samtana saat dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa akan segera mengecek informasi tersebut," Kata Rony Samtana.

Kasubdit Penmas Polda Sumatera Utara Ajun Komisaris Besar Polisi MP Nainggolan saat di konfirmasi langsung oleh awak media membenarkan adanya penggerebekan tersebut .

“Saat semuanya masih dalam tahap tahap pemeriksaan  nanti akan diberitahukan kembali hasilnya Ungkap MP Nainggolan Kepada Wartawan (25/7/2020) siang (red/bravo)

Gawattt!!!... Judi Tembak Ikan Di Gabion Belawan,Mekar Sari Marelan dan Martubung Bebas Beroprasi



DeteksiNusantara.id || BELAWAN

Diduka kuat pihak pengelola lokasi perjudian yang di kelola warga keturunan Cina inisial A yang beroprasi terang terangan di kawasan padat pekerja serabutan dari kalangan nelayan dan tepatnya di sekitar kawasan perikanan Gabion Belawan .

Terkait perjudian ini , tim media sudah mencoba melakukan konfirmasi melalui telpon seluler WhatsApp Sabtu,04/07/2020 Sekitar pukul.09:56 wib,namun hasil Konfirmasi tim awak media kepada Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP. I Kadek Sampai saat ini tidak bisa menjawab/bungkam.

Dinilai dan terkesan tak serius menjalan kan tupoksi sebagai Aparatur alat Negara ! Jalankan Comand Wish Kapoldasu Irjen Drs Martuani Sormin SH ” Tidak ada tempat bagi penjahat di Sumatera utara” sebut Kapoldasu tatkala dirinya baru menjabat sebagai kapolda Di Sumatera Utara .

Kasat Reskrim Polres Belawan AKP I Kadek diduga Tak mampu memberantas  Perjudian Ketangkasan judi tembak Ikan di Gabion Belawan,jalan Mekar sari Marelan dan Martubung.

Pelabuhan Belawan ini Di tandai dengan judi ketangkasan judi tembak ikan di Gabion Belawan, jalan Mekar sari Marelan dan Martubung semakin menggila!! dan tak segan-segan beraktivitas perjudian di gabion Belawan,jalan Mekar sari Marelan dan Martubung yang ironis nya lagi lokasi ini tidak jauh dari kantor kepolisian Resort Polres Pelabuhan Belawan dan di sebut-sebut di duga di belakang nya ada Oknum-oknum berseragam dari instansi sebuah pasukan elit di Belawan .

Menurut informasi Warga masyarakat Gabion belawan yang bisa di percaya enggan menyebutkan namanya, memberikan keterangannya kepada tim media ” tidak pernah sekali melihat saya petugas kepolisian dari polres Belawan melakukan operasi atau Razia ke mari bang , Ya tidak berani lah bang , karena yang mengawas disini pun rata - rata Aparat juga” Ungkap salah satu warga setempat.

Menurut Pantauan awak media di lapangan, jumat (04/07/20) , pihak kepolisian polres pelabuhan Belawan Di duga tutup mata dan terkesan belum maksimal menjalankan tugas nya memberantas di tempat perjudian khususnya di wilayah hukum nya seperti,Di Gabion Belawan,Mekar Sari Marelan dan Martubung.

Kami Warga masyarakat meminta kepada bapak presiden RI , bapak kapolri dan bapak kapoldasu agar berantas tempat perjudian di lingkungan kami khususnya Gabion Belawan,martubung,mekar sari marelan”Ungkap warga setempat”.( red/bravo)

Masih Berduka, Kabaharkam Polri Sempatkan Bantu Balita Penderita Gangguan Saraf Asal Medan Marelan*

*

DeteksiNusantara.id
Medan - Meski tengah dalam situasi berduka karena wafatnya ibunda mertua tercinta, Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto masih menyempatkan membantu balita penderita gangguan syaraf asal Siombak Medan Merelan, Minggu 5/7/2020.

Savana yang berusia 5 tahun menderita gangguan syaraf sejak umur 4 bulan hanya bisa berbaring lemah tidak seperti balita seumurannya, sementara ayahnya hanya bekerja mocok-mocok dan ibunya hanya buruh cuci.

Melalui stafnya Abink, Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto memberikan bantuan sembako, perlengkapan cuci mandi, popok bayi dan tali asih.

"Saya hanya menyampaikan amanah bapak", Ujar Abink dikediaman adik Savana Jalan Situs Kota Cina Siombak Link 7 Medan Marelan, Kota Medan.

Orang tua Savana, M Jambri Simamora dan Yunita hanya bisa menangis terharu saat menerima bantuan dari Kabaharkam Polri Komjen Agus.

"Kami hanya bisa mengucapkan terima kasih, dan berdoa semoga pak agus dan keluarga senantiasa diberi keberkahan oleh Allah SWT", ujar Jambri.

Lebih lanjut Jambri mengatakan keluarganya ingin sekali mengucapkan terima kasih langsung kepada Mantan Kapolda Sumut tersebut.

"Kami ingin sekali bertemu dan mengucapkan terima kasih langsung, karena saya dengar dr mas Abink, Pak Agus sedang di Medan karena ibunda mertuanya meninggal kemarin", tutur Jambri.

"Kami turut berduka cita, ditengah musibah yang menimpa keluarga pak Agus, masih menyempatkan membantu keluarga kami, khususnya anak kami Savana", ujar Jambri sambil terisak.

Ditempat terpisah Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto saat ditemui awak media di kediaman almarhumah mertua tercintanya Jalan Suka Eka No 4 STM Medan mengatakan bahwa apa yg diberikan kepada adik Savana merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat.

"Kehadiran Polri membantu masyarakat juga representasi kehadiran negara ditengah-tengah masyarakat", ujar Komjen Agus.

Lebih lanjut Komjen Agus juga menyampaikan bahwa jgn pernah berhenti berbuat kebaikan apalagi membantu masyarakat yang lemah.

"Teruslah berbuat baik, kita tidak pernah tau kebaikan mana yang akan kembali kepada kita nantinya", tutup Komjen Agus.(red/bravo)