Polrestabes Medan Tangkap Bandar Sabu di Jalan Pelajar Ujung, Inilah Barang Buktinya








DeteksiNusantara. id /

MEDAN | Seorang pengedar narkoba jenis sabu -sabu di Jalan Pelajar Ujung Gang Melati Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai diamankan petugas Sat Res Narkoba Polrestabes Medan.

Selain mengamankan tersangkanya juga disita barang bukti berupa 2 bungkus plastik klip kecil sabu seberat 1,20 gram dan 1 unit timbangan elektrik. Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo mengatakan tersangka berinisial BHT alias Bayu,24, ini diamankan setelah pihaknya melakukan pengembangan narkoba dari seorang tersangka narkoba berinisial IS.

Dipaparkannya, begitu muncul nama tersangka Bayu ini personel lalu bergerak ke rumah tersangka Bayu dan melakukan penggeledahan. ” Saat penggeledahan di rumah tersangka Bayu ditemukan tersangka sedang berada di kamar tidur paling belakang bersama barang bukti,” jelas Kasat.

Tak khayal, atas penemuan barang bukti tersangka yang seharinya tidak memiliki pekerjaan ini kemudian digelandang ke Polrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.(Indra. Hsb)

Beraksi Di 30 TKP, Dhema Fahrizal Laurent Dan Robianto Di Dorr Tim Pegasus Polsek Medan Baru, Sementara Seorang Rekanya Lagi Buron









DeteksiNusantara. id /

Sudah beraksi di 30 TKP Seorang residivis kacus curanmor atas nama Dhema Fahrizal Lauren (27) warga Jalan Mistar Gang Gitar no 7 Kecamatan Medan Petisah dan seorang rekanya bernama Robianto (37) warga Jalan Starban Gang Imam no 414 Kelurahan Polonia Kecamatan Medan Polonia terkena bedil tim Pegasus Polsek Medan Baru, keduanya diringkus usai melakukan pencurian 2 unit sepeda motor milik Yulia Tri Aditya yang merupakan warga Jalan M.Idris Kelurahan Sei Putih Timur II Kecamatan Medan Petisah. Sabtu ( 22/6/2019) Jam 04;00 WIB.


Kejadian bermula saat orang tua korban Yulia Tri Aditya dibangunkan oleh tetangganya yang bernama Rianto yang mengatakan bahwa pintu gerbang pagar rumahnya dalam kondisi terbuka lebar (22/6) Jam 04:00 WIB, lalu setelah korban dan orang tuanya terbangun langsung mengecek kondisi pintu gerbang pagar rumahnya dalam keadaan terbuka lebar dan setelah di cek ternyata 2 unit sepeda motor Honda Vario BK 6576 AGF dan Honda Beat BK 6085 AHY milik mereka raib di gondol maling.


Merasa telah jadi korban pencurian, korbanpun langsung membuat laporan pengaduan ke Polsek Medan Baru. Berdasarkan LP/1069/VI/2019 tim Pegasus Polsek Medan Baru langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti serta mencari keterangan para saksi.


“Berdasarkan hasil olah TKP dan fakta-fakta yuridis di lokasi kejadian, akhirnya Tim Pegasus Polsek Medan Baru Yang langsung dipimpin Kanit reskrimnya Iptu Philip Purba dapat mengidentifikasi pelaku sebanyak dua orang, selanjutnya pada tanggal (18/7) Jam 13:00 WIB, keberadaan seorang pelaku terendus polisi sedang berada di Jalan Bakti Luhur Gang Pacitan atas nama Dema Fahrizal Lauren. Atas informasi tersebut tim Pegasus langsung menuju lokasi dan berhasil meringkusnya,” ucap Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing melalui Kanit reskrimnya Iptu Philip Purba.


Lanjutnya lagi, selain menangkap Dema, polisi juga berhasil mengamankan 1 unit sepeda motor dan kuci leter ” I ” yang digunakan untuk merusak gembok dan 1 set kunci leter “T”


“Berdasarkan keterangan yang dikorek dari Dema didapat satu nama lagi pelakunya bernama Robianto yang saat itu berada di tempat persembunyianya di Jalan Glugur Rimbun Kecamatan Kutalimbaru, lalu kami juga berhasil menangkapnya dan dari rumah Robianto, kami amankan 2 unit barang bukti hasil curian,” jelas Philip.


Selanjutnya kedua tersangka langsung di boyong ke Polsek Medan Baru untuk proses hukum.


“Setelah keduanya kami intrograsi ternyata mereka sudah beraksi di 30 TKP, kemudian mereka kami bawa untuk melakukan pengembangan kasus untuk mencari barang bukti hasil curian, tersangka Dema dan Robianto berusaha kabur dengan melawan petugas hingga akhirnya pada keduanya kami berikan tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kakinya,” pungkas Kanit Reskrim Polsek Medan Baru.


Selain di jalan M.Idris kedua tersangka telah beraksi di 29 TKP lainya antara lain di Jalan Pabrik Tenun, Jalan Kertas, Jalan Punak, Jalan Jangka, Jalan Mistar, Jalan Gelas, Jalan Sekip, di Gang Johar, di Gang Vanili, di kos-kosan Jalan Kertas, Jalan Sei Padang dan beberapa TKP lainya, sementara itu tim Pegasus Polsek Medan Baru juga sedang memburu seorang pelaku lainya atas nama Hendrizal, warga Jalan Mistar.(Red / Indra. Hsb)

Team Pegasus Polsek Sunggal Berhasil Menangkap 2 Pelaku Jambret Jalanan










DeteksiNusantara. id /

Team Pegasus Polsek Sunggal meringkus dua orang pelaku jambret yang beraksi di Jalan Gagak Hitam Ring Road Kelurahan Sei Sikambing B, Kamis (18/7/2019).

Kedua tersangka yang diamankan polisi yakni, Rio Azhari (21) dan Ridwansyah (24) warga Jalan Stasiun Kelurahan Lalang Kecamatan Sunggal.

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut bermula ketika korban, Setiawan Br Sianturi (44) sedang melintas di lokasi usai mengantarkan anaknya ke sekolah. Tiba-tiba korban dipepet pelaku yang langsung merampas tas miliknya. Tak terima, korban pun mengejar pelaku sembari berteriak "Jambret...Jambret..."

Warga sekitar yang mendengar teriakkan itu pun langsung membantu mengejar pelaku, dalam waktu singkat warga berhasil mengamankan kedua pelaku. Beruntung Team Pegasus Polsek Sunggal yang sedang berpatroli langsung mengamankan kedua pelaku dari tangan massa.

Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir, melalui Kanit Reskrim Iptu Syarif Ginting, ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan kedua pelaku berhasil diamankan petugas beserta barang bukti di TKP.

"Anggtoa kita sedang berpatroli, mendapat informasi ada jambret mereka langsung ke lokasi dan mengamankan kedua pelaku," ungkapnya.

Syarif menjelaskan bahwa dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 1 dompet tangam yang berisikan uang tunai Rp 1,5 juta, ATM BRI, dan sepeda motor Suzuki F150 BK 4816 ADF.

"Kedua pelaku mengaku sudah beberapa kali melakukan aksi yang sama dengan alasan faktor ekonomi," jelasnya.

Syarif menambahkan jika keduanya dikenakan Pasal 365 ayat (2) ke-2e KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.(Red/ Indra. Hsb)


KAPOLRESTABES MEDAN SBG NARA SUMBER PASIS DIKREG 57 SESKOAD 2019 DIMAKODIM 0201/BS










DeteksiNusantara. id /

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi sebagai Nara Sumber Pasis Dikreg 57 Seskoad 2019 yang dilaksanakan Di Aula Makodim 0201/BS jalan Pengadilan No 8 Medan,Senin 22 July 2019.


Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi, Dandimtabes 0201/BS Kol inf Yuda Rismansyah,Dirbindik Seskoad Kol inf Tria,wakil walikota Medan Ir Akhyar Nst,MSi,Para Peserta Pasis Dikreg 57 Seskoad,

Bawaslu,Kpu,Organisasi Kepemudaan,Tokoh agama dan Tokoh masyarakat.

Kegiatan ini bertemakan "Peran Satuan Komando Kewilayahan dalam menciptakan Kondisi Sosial,Politik dan Keamanan yang Kondusif Pasca Pemilu 2019 Guna mencegah disintegrasi Bangsa"

Awal kegiatan dimulai dengan Menyanyikan lagu indonesia Raya,Kata Sambutan Kapolrestabes Medan,Kata Sambutan Wakil Walikota Medan,
Penyerahan Plakat,Sesi tanya jawab dan Foto Bersama.(Red /Indra. Hsb)

Dalam 2 Bulan, Polrestabes Medan Amankan 56 Ranmor dan Tangkap Puluhan Tersangka









DeteksiNusantara. id /

Sebanyak 56 unit kendaraan bermotor ( Ranmor) berbagai merk tanpa dilengkapi dokumen sah (Bodong), serta puluhan tersangkanya berhasilkan diamankan Polrestabes Medan dan Polsek jajaran dalam kurun 2 bulan terakhir.

Seluruh Ranmor tersebut didapat dari hasil pengungkapan kasus dan razia yang digelar aparat kepolisian.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan 56 unit ranmor selama dua bulan terakhir.

“Ke 56 unit Ranmor ini kita kumpulkan dari seluruh ungkapan di Polrestabes Medan dan Polsek jajaran,” katanya didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira, Senin (22/7/2019).

Ia menyampaikan ada dua kasus Pencurian kendaraan bermotor ( Curanmor ) yang menonjol yang berhasil diungkap Tim Pegasus Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek jajaran. Di antaranya kasus Curanmor di wilayah hukum Polsek Medan Baru dengan mengamankan 4 sepeda motor. Tersangka juga diketahui lebih dari 30 kali beraksi di lokasi berbeda.

” Ada juga kasus Curanmor di Polsek Patumbak dengan barang bukti 2 unit sepedamotor. Para pelaku sudah lebih 10 kali beraksi di lokasi berbeda,”sebut Kapolrestabes.

Lebih jauh, selama Januari hingga Juli 2019 Polrestabes menangani tindak pidana sebanyak 1.384 kasus. Angka ini menurun sebanyak 228 kasus jika dibandingkan tahun 2018 dengan jumlah tindak pidana sebanyak 1.612 kasus.

“Dari 1.384 jumlah tindak pidana yang kita tangani pada tahun ini, 666 kasus di antaranya sudah terselesaikan. Sedangkan pada tahun lalu, dari 1.612 jumlah tindak pidana yang ditangani, penyelesaian kasus sebanyak 768,” tandasnya(Indra.hsb)

Team Pegasus Polsek Medan Helvetia Berhasil Ungkap Curanmor Dengan Tempo Yg Singkat










DeteksiNusantara. id

Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia.Iptu.S.Usman Nasution.SH bersama Team Pegasus Polsek Medan Helvetia berhasil meringkus pelaku pencurian Sepeda Motor berinsial MMTS yang berusia 40 tahun Alamat Ayahanda gang Pendidikan,pada hari hari Kamis tanggal 18 Juli 2019 sekira pukul 18.00 WIB.


Yang mana sebelumnya Kanit Reskrim mendapat info dari korban,bahwasanya Pelaku berada di simpang Gaperta kecamatan Medan Helvetia,selanjutnya Kanit Reskrim dan Team Pegasus bergerak ke lokasi sesuai Info yang di dapat.


Sesampainya di lokasi,Kanit Reskrim dan Tim Pegasus dapat mengamankan Pelaku tanpa perlawanan, Pelaku saat di intrograsi mengakui perbuatannya dan saat pengembangan kasus di temukan 1 (satu) unit sepeda Motor Vario dengan nomor Polisi BK 4581 ADQ yang di sembunyikan oleh Pelaku di jalan Sidorejo gang Kertas Ayahanda beserta baju dan alat yang di pakai saat melakukan aksinya,pelaku selanjutnya di boyong ke Polsek guna di lakukan proses hukum.


Kejadian berawal saat Korban atas nama Hesti Handayani umur 28 tahun,hendak bepergian keluar rumah dengan menggunakan sepeda motornya,selanjutnya korban mengeluarkan sepeda motornya dan di parkirkan di teras rumahnya dengan kunci sepeda motor menempel pada tempat kunci sepeda motor tersebut,saat itu Pelaku sedang melintas dan melihat korban,dengan cepat Pelaku membawa lari sepeda motor korban dan atas kejadian tersebut korban sempat mendengar kalau sepeda motornya seperti ada yang menghidupkan.


Korban sempat keluar dari rumahnya dan melihat kalau sepeda motornya ada yang membawanya, tak kuasa korban berteriak dan mengejar Pelaku, namun apa daya, Pelaku begitu kencang dan lihai membawa sepeda motor hasil curiannya.


Selanjutnya korban mendatangi Polsek Medan Helvetia guna membuat Laporan Pengaduan.


Kapolsek Medan Helvetia Kompol.P.Hutahean.SIK, saat ditanyakan membenarkan atas penangkapan Pelaku tersebut, sesuai dengan Laporan Pengaduan Korban : LP / 439 / VII / 2019 / Polrestabes Medan / Polsek Medan Helvetia, Saat ini Pelaku masih Kita Proses sesuai Prosedur Hukum yang berlaku dan Kami juga masih melakukan pengembangan terkait apa yang di lakukan oleh Pelaku,” pungkas Kapolsek. (Indra. Hsb)

Gerebek Lokasi Judi dan Narkoba di Mandala, Ini yang Diamankan Polisi








DeteksiNusantara. id

MEDAN-    Pemukiman warga yang diduga kerap dijadikan sebagai sarang pemakaian narkoba dan judi di Jalan Garuda  Perumnas Mandala Kelurahan TSM 2, Kecamatan Medan Denai digrebek petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan, Senin ( 22/7/2019).

Hasilnya, beberapa orang yang diduga terindikasi terlibat narkoba langsung digelandang ke Mako Satres Narkoba Polrestabes Medan untuk dimintai keterangannya.

Berdasarkan informasi, dalam penggerebekan tersebut turut juga diamankan seorang wanita muda berinisial ESR,17, warga Jalan Rawa Cangkuk, Kecamatan Medan Denai. Bahkan wanita ini sempat menangis ketika dibawa polisi.

Bukan hanya wanita muda tersebut, petugas juga menangkap 3 pria yang terlibat dalam kasus kepemilikan narkoba yakni Il alias Boleng,29, warga Jalan Tangguk Bongkar 2/Mandala, Kelurahan TSM 2, Kecamatan Medan Denai, JA,26, warga Jalan Nuri 18 Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan.

Keempat tersangka tersebut ditangkap saat sedang asyik bermain judi jackpot dan mengkonsumsi narkoba jenis sabu. Polisi yang datang membuat keempatnya tak bisa kabur. Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo mengatakan penggerebrekan ini untuk menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah terkait peredaran narkotika di kawasan Jalan Garuda Medan Denai.

Ia mengatakan dari penggerebekan itu dari tangan para tersangka turut disita sejumlah barang bukti narkoba jenis sabu, puluhan plastik klip sabu, alat isap sabu (bong-red) dan sebagainya.

“Kita akan terus melakukan Gerebek Kampung Narkoba (GKN) di lokasi yang terindikasi rawan narkoba,” ancamnya. (Indra. Hsb)