» » Bupati Sergai Bersama Kapoldasu Tanam Mangrove

Bupati Sergai Bersama Kapoldasu Tanam Mangrove

Penulis By on 10.17.2018 |








MEDAN-DNO. -Perbaungan: Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Soe­kirman melakukan penanaman pohon mang­rove massal bersama Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH dan Aliansi Nelayan Sumatera Utara (ANSU) dari lima kabupaten yaitu Sergai, Deliserdang, Langkat, Batu­bara dan Asahan di Pantai Mangrove Desa Sei Nagalawan Kecamatan Per­baungan, Senin (15/10).


Kegiatan tersebut dirangkai dengan bakti sosial (Baksos) dan pemeriksaan kesehatan gratis dan dialog interaktif serta dicatat dalam rekor Museum Re­kor Dunia Indonesia (MURI).


Turut hadir, Kapolres Sergai AKBP H Juliarman Eka Putra Pasaribu, Kajari Sergai Jabal Nur, SH MH, perwakilan MURI, para Kepala OPD, Camat, Ketua ANSU Sutrisno SH, Bhayang­kari, Kades serta puluhan ribu ne­layan dan masyarakat dari 5 kabu­pa­ten di Sumut.


Bupati Sergai Soekirman me­nyam­paikan bahwa laut memegang peranan penting bagi kondisi alamiah bumi, selain ber­fungsi sebagai penahan panas juga menentukan siklus air serta perubahan cua­ca.


Lebih lanjut disampaikannya, laut mem­berikan banyak manfaat bagi kehidupan. Lautan juga sebagai penyedia sumber pangan alami yakni ikan yang me­rupakan makanan halal bagi pe­meluk agama apapun. Selain itu laut juga memberikan pesona alam yang tidak ternilai, oleh karena itu keles­ta­rian ekosistem laut menjadi tanggungja­w­ab bersama, katanya.


Secara ekologis, lanjut Bupati, ekosistem mangrove berperan sebagai area pemijahan ikan (spawning ground), pembesaran ikan (nursery ground) dan juga tempat mencari ma­kan (feeding ground).


Mangrove lanjutnya, juga berfungsi sebagai penopang eko­sistem laut dan pesisir karena saling ter­kait pada ekosistem lamun dan te­rum­bu karang, sebagai pe­nahan erosi, perangkap sendimen, pendaur unsur hara di pesisir dan peredam laju intrusi air laut kedaratan dan juga yang terpenting hutan mangrove mampu mengurangi dampak gelombang tsunami.


“Oleh karena itu penanaman bibit mang­rove yang kita lakukan hari ini serempak di 5 kabupaten se-Sumut me­rupakan salah satu wujud aksi nyata kita untuk manifestasi akan kese­la­matan kita, keluarga dan generasi penerus kita dari kemungkinan bencana yang diakibatkan gelombang laut se­perti tsunami,” ucapnya.


Sementara, Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus An­driant SH mengemukakan bahwa sebagai pelaku sejarah hendaknya memberikan/meninggalkan bekal sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang khu­susnya generasi muda. Dengan per­satuan dan kesatuan serta kerukunan antar umat beragama dan juga lintas entis, Kapolda berkeyakinan tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan.


Kapoldasu berpesan kepada masyarakat Sumut agar jangan mau dijadikan tunggangan se­ba­gian oknum untuk kepentingan po­litik, namun harus berpikir secara cer­das, bertindak rasional dan ber­ko­men­tar secara bijak.


Sedangkan, Ketua MURI Jaya Suprana di­wa­kili Ridho mengucapkan terima­kasih atas antusiasme masyarakat di 5 kabupaten dalam menjaga kelestarian alam khususnya pesisir pantai.(Red)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya