» » Pembegal Wartawan Ditangkap, Ketum PPWI Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih Kepada Polri

Pembegal Wartawan Ditangkap, Ketum PPWI Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih Kepada Polri

Penulis By on 10.15.2018 |








MEDAN-DNO-    Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Nasional Wilson Lalengke menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolri dalam hal ini Kapolres Bogor, Jawa Barat, beserta jajarannya, Kapolres Bima, NTB, dan semua pihak yang telah membantu mencari, mengejar, dan menangkap Muhammad Nur alias Roni, oknum pembegal wartawan Metropol, di tempat persembunyiannya di Bima.

“Walau memakan waktu cukup lama namun kita dapat memaklumi kondisi dan kendala yang dihadapi pihak kepolisian dalam menangkap pelaku. Untuk itu, sekali lagi atas nama PPWI Nasional, saya menyampaikan apresiasi atas keberhasilan ini,” kata Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke, di Jakarta, Minggu (14/10/2018).

Wilson juga mengharapkan agar Polri selalu sukses dalam melaksanakan tugas-tugas yang diembankan negara kepadanya. “Bravo Polres Bogor..!! Bravo Polres Bima..!! Bravo Polri..!!!” ucapnya.

Sebelumnya, Sabtu 13 Oktober 2018 sekira pukul 12:00 Wib beredar informasi bahwa Tim Jatanras Polres Bima Kota yang dipimpin oleh Katim Jatanras Aipda Guntur PS beserta personel berhasil melakukan penangkapan terhadap satu Daftar Pencarian Orang (DPO) atas kasus penganiayaan di Wilkum Polres Bogor, berdasarkan LP / B / 702 / VIII / 2018 / Res. Bgr.  tanggal 05 Agustus 2018 dan DPO / 85 / VIII / 2018 / Reskrim.

Adapun barang bukti yang berhasil dimankan polisi dalam kasus tersebut yakni 1 buah parang, satu buah dompet berisikan uang Rp 1.900.000 dan satu unit Sepeda Motor Yamaha Vixion Jumbo.

Berdasarkan Laporan Polisi dan DPO tersebut, anggota Reskrim Polres Bogor berkordinasi langsung dengan Tim Jatanras Polres Bima Kota, bahwa pelaku pembegal/ penganiayaan kepada wartawan tersebut melarikan diri ke kampung halamannya di Wilyah Sape Kabupaten Bima.

Selanjutnya Tim Jatanras melakukan penyelidikan keberadaan pelaku selama 2 hari, dan pada hari Sabtu 13 Oktober 2018 sekitar pukul 12:00 Wib, Tim Jatanras melakukan penggerbekan di tempat persembunyian pelaku di sebuah gubuk di Desa Parangina, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

Di lokasi, pelaku berusaha melarikan diri serta melakukan perlawanan, namun dengan sigap polisi berhasil mengamankan pelaku. Saat ini, polisi membawa pelaku ke kantor Satreskrim Polres Bima Kota untuk selanjutnya berkordinasi dengan pihak Satreskrim Polres Bogor. (Red)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya