» » Jangankan Di Kota Binjai, Praktek Perjudian Juga Marak Di Kabupaten Langkat

Jangankan Di Kota Binjai, Praktek Perjudian Juga Marak Di Kabupaten Langkat

Penulis By on 11.15.2018 |













MEDAN– DNO -  Langkat.   

Kinerja aparat kepolisian dipertanyakan. Pasalnya, praktek perjudian kini kian marak di Kota Binjai dan Kabupaten Langkat. Dari pantauan wartawan di Kota Binjai, ada perjudian yang namanya ketangkasan tembak ikan. Hingga kini praktek ilegal tersebut belum tersentuh hukum. Tak ditangkapnya para pemilik disebut-sebut karena sudah ada setoran.


Sementara untuk di Langkat, praktek perjudian yang ditekuni bukan ketangkasan tembak ikan, melainkan Toto Gelap (Togel). Praktek ini pun cukup rapi dilakukan oleh bandar-bandar togel hingga para petugas kesulitan mengungkapnya. Namun jika mau mengungkap, sebetulnya gampang.


Dari pantauan wartawan, perjudian togel di Kabupaten Langkat di jual bebas di penjual rokok, kedai kopi, tukang minyak eceran dan lain sebagainya. Pembelinya pun cukup banyak, dari anak sekolah hingga abang-abang tukang becak.


Wartawan pun sedikit terkejut dengan pengakuan salah seorang penulis togel yang enggan namanya dicantumkan. Kata penulis togel, bandar-bandar togel yang ada di Kabupaten Langkat ada yang berasal dari salah satu OKP. “Kalau saya dengar-dengar, Ketua OKP di Langkat jadi bandar togel disini. Namun saya kurang paham siapa namanya,” katanya kepada wartawan saat ditemui di warung kopi, Kamis (15/11).


Menurutnya, untuk mengungkap judi togel di Langkat itu sebetulnya mudah. “Abangkan baru datang dan duduk disini, nah lihatkan banyak para pembeli. Kalau abang polisi, kan tinggal tangkap dan menunggu saya menyetor kepada siapa,” celetuknya sambil tersenyum.


Ia juga menjelaskan ada juga polisi sebagai pembeli.”Kalau saya sich gak takut bang, orang ada beking. Polisi disini mana berani menindak, apalagi kalau kita sudah kenal dengan polisi tersebut, istilahnya tetangga gitu bang, mana berani mereka menangkap,” bebernya dengan polos.


Namun jika polisi dari Polda Sumut yang turun, sambungnya, para penulis togel langsung menutup prakteknya. ” Jiper alias takut kami bang soalnya kami kan gak ada yang kenal. Biasanya bandar langsung memberitahukan kami kalau ada penyeseran,” ujarnya.


Menyikapi hal ini, Ketua Dewan Perwakilan Wilayah Lembaga Pengawasan Korupsi (DPW LPK) Sumut Norman Ginting seperti mengiakan apa yang diungkapkan penulis togel itu. “Kita juga sedang menyelidiki kebenaran tentang salah seorang OKP yang jadi bandar togel di Langkat ini. Kalau dari kabar angin masyarakat ya benar seperti itu apa yang dibilang penulis togel tersebut,” katanya.


Atas hal ini, Norman meminta agar Polda Sumut segera turun untuk menutup praktek judi ketangkasan tembak ikan dan judi togel serta menangkap para bandar yang ada di Kota Binjai dan Langkat.(Red)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya