» » Mengerikan , Penjaga Malam Dibantai, Lalu Dibakar Hidup-Hidup

Mengerikan , Penjaga Malam Dibantai, Lalu Dibakar Hidup-Hidup

Penulis By on 11.24.2018 |














MEDAN - DNO –      Warga Jalan Letda Sujono (Tembug) di gegerkan dengan kejadian seorang pria yang dibakar hidup-hidup di lapangan pasar IX Letda Sujono Tembug tepatnya di samping Irian super market.

Menurut informasi di TKP, korban bernama Sudirman (35) alias Pai penduduk desa Tumpatan Nibung gang Tanom Batang Kuis yang berprofesi sebagai penjaga malam di supermarket Irian.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa peristiwa tersebut karena sakit hati dan dendam pelaku yang bernama Benjonson Situmorang.

” Sekitar jam 18:30 WIB, saksi atas nama Marolop E.Manik (27) bertugas sebagai satpam warga jalan pasar IX desa Bandar Kelipa kecamatan Percut Sei Tuan pada saat itu ia melihat pelaku berjalan sedang membawa botol Aqua berisi bensin dan martil,”ucap Kapolsek melalui sambungan telepon.

Masih di jelaskan Kapoksek ini lagi, pada saat itu Marolop bertanya pada pelaku  untuk apa bawa bensin dan martil, ” ucap Faidil Zikri menirukan ucapan Marolop.

Dan oleh pelaku dijawab untuk mematikan si Pai itu. “Diajarinya pula istriku nyabu,” kata Faidil yang kembali menirukan ucapan Benjonson Situmorang sambil mencari keberadaan korban dilapangan reformasi. Baru beberapa menit ia berjumpa dengan Benjonson tiba-tiba Marolop mendengar suara jeritan kesakitan.

Penasaran mendengar suara jeritan kesakitan tersebut, Marolop langsung mencari asal sumber suara dan pada saat tiba di lokasi kejadian, Marolop melihat Pai sudah tergeletak dan Benjonson saat itu sedang berada di dekat Pai yang sudah tergeletak tak berdaya, dan Benjonson langsung menyiramkan bensin yang dibawanya tadi ketubuh Pai, lalu membakarnya dengan menggunakan korek api, korbanpun langsung menggelupur menahan rasa sakit yang luar biasa karena seluruh tubuhnya hampir keseluruhan dijilat api yang berkobar.

Melihat korban meregang nyawa Benjonson Situmorang langsung melarikan diri, Marolop yang menyaksikan kejadian itu bersama temanya langsung memberikan pertolongan dengan menyiram tubuh Pai yang telah melepuh dengan air comberan yang penting api bisa dipadamkan.

Pihak kepolisian sektor Percut Sei Tuan yang mendengar adanya peristiwa penganiayaan dengan cara membakar korbanya langsung menuju TKP dan bersama warga mengevakuasi korban kerumah sakit Citra Medica.

Mungkin karena tingkat luka bakar yang hampir mencapai 80% akhirnya korban dirujuk kembali ke rumah sakit Pringadi Medan.

Atas kejadian ini polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa martil, botol Aqua plastik yang hampir habis terbakar yang digunakan pelaku untuk membawa bensin.

“Korban telah dilarikan ke Pringadi untuk mendapatkan perawatan medis,saya harap keluarga korban mau membuat laporan polisi atas kejadian ini,” kata Kapolsek.( Red)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya