» » Goebox Indonesia Deklarasi Pemilu Damai "Menang Kalah Tetap Bersaudara"

Goebox Indonesia Deklarasi Pemilu Damai "Menang Kalah Tetap Bersaudara"

Penulis By on 4.25.2019 |






DeteksiNusantara. id /
JAKARTA

17 April telah berlalu, lawatan pesta demokrasi telah usai dengan damai. Goebox Indonesia sebagai salah satu wadah pemuda yang peduli pada isu politik sosial kemasyarakatan terpanggil untuk menjadi bagian pengawal pasca Pemilu serentak Pilpres dan Pileg supaya tetap berjalan kondusif hingga informasi resmi hasil penghitungan suara dari lembaga yang sah yaitu KPU RI dibuka untuk publik.


Mengusung tema “Menang Kalah Tetap Bersaudara” pada 24 April 2019, panitia pelaksana Public Discussion menghadirkan tiga tokoh publik berikut ini: Ruchman Basori (Ketua PP GP Anshor), Addin Jauharuddin (Sekretaris Jendral KNPI) dan Diana Ambarwati (Akademisi) berlokasi di Roaster & Coffe Upnormal Raden Saleh bersama moderator Ruzi Sutiawan.


Deklarasi damai Pasca Pemilu ini akan diikuti oleh peserta dari beragam latar belakang seperti: aktivis, mahasiswa, pekerja, akademisi dan publik umum. Menjadi penting untuk segera disosialisakan dan dipublikasikan pentingnya mempererat persaudaraan pasca perbedaan pilihan, menang kalah tetap bersaudara, menang kalah tetap menjadi tetangga.


Adapun klaim kemenangan sepihak oleh salah satu paslon berdasarkan survei internal memang perlu untuk diwaspadai mengingat publik mulai banyak yang turut terprovokasi sehingga langkah yang mesti diambil diantaranya adalah:


1. Mengamankan hasil penghitungan pemilu Pilpres dan Pileg.
2. Mendukung aparat keamanan dalam menciptakan suasana kondusif di wilayah Indonesia.
3. Menolak informasi yang mengarah pada provokasi yang dapat membuat suasana konflik.
5. Tidak melakukan tindakan anarkis yang memicu kerusuhan massal.


Dalam pemaparannya, Ruchman Basori juga menuturkan keprihatinan atas fenomena usainya Pilpres yang kenyataannya tidak mampu mengakhiri cercaan dan hoax yang membludak di dunia maya.


Meski demikian, Addin Jauharudin memberikan pandangan optimis bagi generasi muda bahwa pada dasarnya perjuangan politik tahun ini adalah sebatas mengantarkan generasi tua untuk mengakhiri masa jayanya di kursi perpolitikan Indonesia.(Red /Indra. Hsb)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya