» » Di Duga Beroperasi Terang-Terangan Aktivitas Perjudian di Wilayah Hukum Polres Belawan Tak Tersentuh Hukum

Di Duga Beroperasi Terang-Terangan Aktivitas Perjudian di Wilayah Hukum Polres Belawan Tak Tersentuh Hukum

Penulis By on 1.15.2020 |







DeteksiNusantara. id

Aktivitas perjudian di Medan Utara yang berada di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan diduga tidak tersentuh, bahkan semakin merajalela. Diduga pemilik perjudian menyetor sejumlah uang kepada segelintir oknum, hingga praktik perjudiannya beroperasi secara terang-terangan.


Informasi yang berhasil diperoleh menyebutkan, Lapak perjudian ketangkasan yang beromset puluhan bahkan ratusan juta rupiah perharinya terdiri dari judi ketangkasan mesin (Tembak Ikan) dan Judi togel (Toto Gelap). Lokasi judi ini tercatat ada beberapa tempat yaitu Jalan Serbaguna, Desa Helvetia, Jalan Marelan Raya Pasar 1, Medan Marelan, Jalan Pasar 1 Rel, Medan Marelan, Jalan Marelan Raya Pasar 3, Griya Marelan Poin, Jalan M Basir, Kecamatan Medan Marelan, depan gudang 88 Jalan RPH Lingkungan 7, Kecamatan Medan Deli, Gg Tengah, Lorong Benten, Kecamatan Medan Deli, Simpang Marubung, Medan Labuhan, Mabar Pasar 3 Gang Rela Kelurahan Mabar Hilir dan Pasar 5 Marelan Kelurahan Terjun.


Diketahui, tempat judi tersebut dimiliki oleh pria keturunan Tionghoa yang mengedarkan judi tembak ikannya tersebut ke beberapa tempat di Medan Utara. Untuk itu warga meminta aparat sekitar bertindak tegas memberantas perjudian yang sudah sangat meresahkan ini.


Menurut warga, aktivitas perjudian yang nyatanya merupakan tindakan pidana dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, namun anehnya bisa beroperasi dengan leluasa. “Untuk itulah judi secara hukum dikategorikan sebagai perbuatan pidana, sebagaimana diatur pada pasal 303 KUHP yang kemudian diperbarui secara khusus pada UU No.7 Tahun 1974 Tentang Penertiban Perjudian. Ancaman hukamannya tidak main-main maksimal 10 tahun penjara,” ujar warga yang enggan menyebutkan namanya ini.


Sementara Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dayan saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp terkait perjudian yang semangkin marak di wilayah hukumnya tidak memberikan respon sedikit pun dan malah memblokir hp wartawan setiap komfirmasi terkait masalah judi (red)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya